Minggu, 14 April 2013

Teknik Radiografi Dasar EKSTREMITAS ATAS ( SUPERIOR )

Anatomi Ekstremitas Atas :

ANATOMI TULANG MANUS 

•Tulang manus terdiri atas 27 tulang, yangn dibagi menjadi
•3 (tiga) kelompok / bagian : 


1. Phalanges / tulang jari tangan

- Phalang mempunyai batang dan dan dua ujung

- batangnya mengecil diarah ujung distal

- terdapat 14 (empat belas) phalang dibentuk oleh 5(lima) bagian tulang yang berhungan dengan metacarpal, tiga pada tiap jari dan dua pada ibu jari.


2. Metacarpal / tulang telapak tangan
qterdapat 5 (lima) tulang metakarpal
qsetiap tulang mempunyai batang dan dua ujung
qujung yang bersendi dengan tulang karpal disebut ujung karpal dan membentuk sendi karpo metakarpal pada ujung distal bersendi dengan phalang (metacarpophalangeal joint) .

TUJUAN PEMERIKSAAN RADIOLOGIS TULANG MANUS :

Untuk mengetahui struktur tulang manus secara radiologi dengan proyeksi tertentu , beserta kelainan yang mungkin ada pada daerah tersebut, dimana kelainan dan perintah ini dilakukan berdasarkan atas rekomendasi dokter yang berkompeten.

INDIKASI PEMERIKSAAN :
•Trauma skelet (rudapaksa skelet) : Fraktur, fissure, dislokasi
•Kelainan Patologi dan fisiologi : Infeksi tulang dan sendi, tumor tulang dan lesi yang menyerupai tumor tulang
•Corpus alienum

TEKNIK PEMERIKSAAN RADIOGRAFI OSSA MANUS




Proyeksi Postero Anterior



- Film : 18 x 24

- Posisi pasien: pasien duduk menyamping meja pemeriksaan

- Posisi obyek : lengan dan tangan pasien diatur diatas ET, dan letakkan tangan yang diperiksa diatas kaset dengan telapak tangan menempel pada permukaan kaset. Atur jari-jari tangan agak merenggang satu sama lain. Untuk immobilisasi lengan pasien diberi sandbag.

- CR / berkas sinar vertikal tegak lurus terhadap obyek

- CP / titik bidik : metacarpophalageal joint ketiga


- FFD : 90 cm

- Marker R atau L

- Eksposi pada saat obyek tidak bergerak

- Struktur gambar yang terlihat :

carpal, metacarpal dan phalang (kecuali phalang 1), interartikulasi tangan, bagian distal radius dan ulna tampak pada posisi PA. untuk phalang 1 terlihat dalam keadaan oblik

- Evaluasi kriteria :

a. Tidak ada rotasi pada tangan:

Kelengkungan metacarpal dan phalang harus sama pada kedua sisi

Soft tissue harus tampak




b.Sendi metacarpophalangeal dan interphalangeal terbuka,

indikasinya adalah tangan menempel pada kaset.

c. Phalang harus tampak jelas termasuk soft tissue-nya dan tidak saling overlap

d. Bagian distal radius dan ulna harus tampak

e. Radiograf harus mampu memperlihatkan jaringan lunak/soft



Apabila yang diperiksa adalah metacarpophalangeal joint, dimana tangan pada bagian palmar tidak dapat menempel pada kaset, digunakan proyeksi AP. Posisi ini juga digunakan apabila ada kelainan pada metacarpal karena luka, kelainan patologi atau nyeri tekan.



Pada kelainan patologi atau benda asing, teknik jaringan lunak (soft tissue) dilakukan dengan tujuan untuk menampakkan jaringan disekitar tulang dan benda asing yang didaerah tersebut, terutama benda asing yang densitasnya rendah seperti serpihan tulang dan kayu.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar